Andai Aku Jadi Presiden

05.24 Unknown 8 Comments


Andai Aku Jadi Presiden-Saya sangat senang mendapat info tentang lomba blog festival : DESIGN AND ARTICLE WRITING CONTEST (DAWC) dengan tema “Andai Aku Jadi Presiden” yang diselenggarakan oleh Komunitas Blogger Sinjai (KBS)dan FESTIK Sinjai.Oleh karena itu,melalui lomba tersebut saya ingin ikut berpartisipasi dengan membuat susunan kalimat yang berbentuk surat sederhana seperti dibawah ini.Namun sebelumnya,seya ingin menyampaikan Terima kasih dan Selamat kepada Komunitas Blogger Sinjai (KBS) atas terselanggaranya kegiatan ini.

SURAT UNTUK INDONESIA “Andai Aku Jadi Presiden”

SULSEL, Juli 2013

Kpd. Indonesiaku Tercinta ,
Di
6° LU -11°LS dan 95°BT - 141° BT

Assalaamu’alaikum WR.WB

Bagaimana kabarmu Indonesiaku?Aku berharap engkau senantiasa aman,sejahtera dan menjadi Negara yang selalu terlimpahkan rahmat dan berkah dari-Nya.Tak lama lagi,HUT Proklamasi mu yang 68 Tahun akan diselenggarakan.Tak terasa yah,sudah 68 Tahun engkau dinyatakan merdeka oleh dunia.

Seperti baru kemarin guruku di sekolah mengiangkan namamu ditelingaku.Menceritakan segala hal tentangmu di masa lalu.Tentang deritamu dalam penjajahan,tentang tertawamu dalam pembacaan proklamasi,tentang banggamu terhadap pahlawan-pahlawan yang berguguran.Sejak saat itu aku mulai membangun cintaku kepadamu.

Kini aku mulai mengerti bahwa banyak perasaan-perasaan aneh yang sedang kau rasakan.Bukan hanya perasaan dan sebab yang diceritakan guruku dulu.Aku tahu bahwa kini engkau KECEWA dan MARAH.

Engkau Kecewa terhadap mereka yang mengaku cinta kepadamu namun menghianatimu dengan terang-terangan.Mereka membuat rakyatmu memiliki perut buncit namun keroncongan,tulang-tulang rakyatmu hanya dibungkus sehelai tipis kulit tanpa daging.Sementara mereka membuat perutnya buncit karena kelebihan “makan”.Mereka adalah KORUPTOR.Koruptor sang penghianat cinta.Koruptor yang menghianatimu dengan terang-terangan dirumahmu sendiri.

Engkau marah kepada para pemegang kekuasaan yang berkuasa semena-mena tanpa menoleh kebelakang melihat janji-janjinya pada berjuta kepala rakyatmu.

Engkau marah pada para penegak hukum yang tak lagi menegakkan hukum dengan benar.Pada mereka yang mudah menyerahkan tangannya dibawah pundi-pundi yang menyilaukan mata.

Engkau marah dan kecewa pada rakyatmu yang selalu menuntut untuk hidup sejahtera,untuk dilayani dengan sebaik-baiknya,yang selalu ingin dimanja oleh penguasa,yang selalu menuntut agar keadilan dan hukum ditegakkan dengan benar.Namun mereka tak berkaca diri.Tak melihat diri bahwa mereka yang menjadi biang keladi sehingga banyak penguasa berkhianat terhadap janjinya karena menyilaukan mata mereka dengan koin-koin berkilau.

Mungkin engkau pusing kini,Indonesiaku.Mungkin engkau sudah muak,marah,sedih atau berteriak sekencang-kencangnya?Kulihat kesedihanmu tertuang dimana-mana,digunung dengan gempanya,didaratan rendah dengan banjirnya,dikantor dan parlemen-parlemen dengan fitnah yang bertaburan.Marahlah,kecewalah jika itu yang bisa membuat mereka mengerti rasamu kini.
AAAAAhhhh….Aku,ingin membantumu berteriak.Kasian sekali kamu,Indonesiaku.

Namun sekarang aku bertekad bahwa aku tak akan membuat bersedih lagi.Akan kuredam amarah dan kecewamu karena jika aku jadi presiden aku akan mencintaimu dengan sebesar-besarnya cintaku,setulus cintaku,karena aku tahu bahwa cinta yang akan membuat segalanya indah.cinta yang akan menggerakkan kaki yang beku.

Jika aku jadi presiden,akan kutabur benih cinta di kota,di desa,di kawasan elit maupun kawasan kumuh.Akan kumohon pada Allah SWT,Sang penganugerah cinta agar menumbuhkan lebih banyak cinta dihati rakyatmu,dihati para pejabat,dan dihati seluruh makhluk.Sehinggan para kaum elite dan para pejabat melayani rakyat dengan penuh cinta,mendahulukan kepentingan rakyat daripada perutnya yang tidak lagi buncit karena kekuasaan.

Ketika mereka sudah bekerja dengan penuh cinta,maka rakyat akan menyambutnya dengan cinta yang berlebih.Mereka akan tersenyum sepanjang waktu,akan menghormati dan mempercayai para mereka.Sungguh yang dibutuhkan kini adalah cinta,keterbukaan,kejujuran dan kepercayaan di semua pihak.

Karena cinta,Aku dan para anggota dewan akan mewujudkan suara hati rakyat yang sebenar-benarnya tanpa ada kepentingan apapun.
Karena cinta,rakyat akan menitipkan kepercayaan kepadaku dan pejabatku dengan sepenuh hati mereka.

Jika ini terpenuhi maka Sang Penganugerah cinta tak akan kecewa karena cinta yang dititipkannya dimanfaatkan dengan baik.Selain itu kualitas SDM rakyatmu juga tak dapat diragukan,karena mereka belajar dan bekerja dengan penuh cintaa.Mereka akan memanfaatkan kekayaanmu yang banyak itu dengan sebaik-baiknya sehingga bertambah-dan bertambah lagi.Mereka akan bangga menjadi rakyatmu.mereka tidak akan melirik milik luar negeri termasuk produk dan budaya mereka.Karena mereka memiliki yang terbaik.Mereka akan bangga menjadi rakyat dinegeri yang penuh cinta.Negeri yang memiliki keterbukaan informasi dan kepercayaan penuh oleh semua pihak.

Aku tahu bahwa itu tidak semudah membalik telapak tangan,namun aku tahu mimpimu sama dengan mimpiku bukan?Yang kuinginkan kini sama dengan inginmu.Maka,kuharap engkau dapat tersenyum sumringah lagi sama seperti saat pembacaan proklamasi lalu saat harapan selalu ada dan kita genggam erat agar suatu saat kita dapat mewujudkannya dengan gemilang.Indonesiaku,Semangat 45!!!
Wassalaamu’alaikum

Hormatku

Andai aku jadi Presiden



8 komentar:

SAKURA di Negeri Hujan

22.22 Unknown 0 Comments


Hujan bulan ini terus berguyur menemani air mata rindu padamu.Engkau yang dulu ada menggenggam tanganku,kini terbaring panjang dalam keabadian.Maka pintaku kini,biarkan hujan menemani airmataku dan menyampaikan asaku dengan tetesannya diatas nisanmu.Biarkan rasa kita tetap bersatu walau dunia mengakhiri.
Yudha kembali terpekur diperpustakaan kampusnya.Kata ‘hujan’ seakan telah tertanam jauh diurat-urat sarafnya.walau demikian,dia tak pernah bosan membaca cerpen racikan Sakura.
Entah sejak kapan cerpen Sakura telah merasuki otaknya,yang dia ingat disetiap cerpen Sakura kata ‘hujan’ selalu melekat dan menyatu dalam setiap frase.Bukan hanya kata ‘hujan’ yang membuatnya tertarik tapi penghayatan yang mendalam dan kata-kata yang tak pernah dikiranya bahwa diotak bagian mana Sakura menemukan kata itu.
Seperti hari ini,Yudha kembali membaca karya Sakura disebuah koran harian Nasional dan seperti biasa,dia tak pernah membacanya hanya sekali baca tapi berulang-ulang.Dia merasa rindunya pada sang peracik kata tak pernah berakhir hanya dengan sekali baca.
SAKURA,entah mengapa Yudha merasa bahwa Sakura sang pecinta hujan adalah sosok yang merindukan kekasih yang berjiwa teduh namun teguh,dan orang itu adalah dirinya.Karenanya,disetiap hujan Yudha terus mencari makna hujan agar ketika bertemu Sakura dirinya telah benar-benar menjadi sosok bersifat hujan yang teduh dan teguh.
Informasi tentang Sakura dicarinya dimana-mana.Di facebook,di Twitter,juga mengoleksi setiap karya Sakura yang dibacanya.Namun,tampaknya pencariannya tidak berjalan semulus turunnya hujan,yang dia temukan hanya sebuah blog yang kebetulan tertulis di sudut tulisan Sakura di sebuah harian ibukota.’www.Sakura di Negeri Hujan.com’ demikian nama blog tersebut.
Maka tak menunggu waktu lama,Yudha segera membuka laptop dan mencari blong Sakura.Ditelusurinya setiap jengkal blog tersebut,diresapinya setiap sari-sari makna yang tertulis.Namun,sepertinya Yudha harus menyadari bahwa cinta akan datang tepat pada waktunya meski harus menunggu berpuluh atau beratus tahun.

0 komentar: