Cinta Itu.....
Cinta, Cinta, dan Cinta…
5 huruf yang selalu menghapuskan kesedihan
1 kata yang selalu membangkitkan semangat juang
Cinta, Cinta, dan Cinta…
Tak ada habisnya jika kita berbicara cinta, apalagi bagi engkau yang masih muda
Seakan cinta menjadi magnet yang kuat dalam hidup ini…
5 huruf yang selalu menghapuskan kesedihan
1 kata yang selalu membangkitkan semangat juang
Cinta, Cinta, dan Cinta…
Tak ada habisnya jika kita berbicara cinta, apalagi bagi engkau yang masih muda
Seakan cinta menjadi magnet yang kuat dalam hidup ini…
Indahnya
cinta kawan,
Kau rugi jika tidak merasakan cinta,
Kau sesal jika tidak mendapatkan cinta,
Kau salah jika tidak mengekspresikan cinta
Kau akan segera bersedih hati jika tidak mengamalkan cinta
Dan untukmu wahai punggawa dakwah…
Kita akan bertemu dan disatukan pada
Jalan Cinta Para Pejuang
Kau rugi jika tidak merasakan cinta,
Kau sesal jika tidak mendapatkan cinta,
Kau salah jika tidak mengekspresikan cinta
Kau akan segera bersedih hati jika tidak mengamalkan cinta
Dan untukmu wahai punggawa dakwah…
Kita akan bertemu dan disatukan pada
Jalan Cinta Para Pejuang
(Dari sebuah
link motivator)
Cinta cinta dan cinta,manusia tak pernah bosan memperbincangkannya.Dia
menjadi topic yang akan banyak menarik perhatian dan sangat diminati walaupun
dia menjadi bahan obrolan di sepanjang waktu.Saya tak pernah mengerti kekuatan
apa yang dibawa oleh benda,zat,roh,rasa atau apapun jenisnya,yang jelas saya
mendengar dan mengenalnya dengan kata cinta.Saya juga tak pernah mengerti
mengapa cinta itu begitu keren,dia begitu misterius walaupun dia dibicarakan
disudut kota,di supermarket,di sekolah,dikampus di kajian-kajian bahkan di
masjid sekalipun.
Cinta,ketika kita mempertanyakan definisinya,maka
setiap orang akan punya jawabannya masing-masing.Namun,jawaban mereka mungkin
saja disandarkan kepada pengalaman dan tujuan hidup masing-masing.Sang
agamawan,akan mendefinisikan cinta dengan kaitannnya dengan agama.Sang
materialistis akan mendefinisikan cintanya dengan hal-hal yang berkaitan dengan
materi.Sang Jenius akan mendefinisikan cintanya dengan hal-hal yang berbau
ilmu,dsb.Lalu menurutmu,definisi cinta itu seperti apa?
Saya tak pernah mengerti bagaimana wujud dan definisi
cinta itu tapi,Saya begitu kagum kepada mereka yang bisa menjalani cinta karena
Allah.Mampu mencintai Sang Pencipta Cinta dengan segala keteguhan
hatinya,mencintai Rosul dengan mengerahkan segala kemampuan dan pengorbanan
yang dapat mereka lakukan untuk terus mengumandangkan takbir di seluruh penjuru
negeri.Mereka yang dapat mencintai makhluk dengan cinta yang indah,cinta yang
dapat mengantar kepada Jannah-Nya.Mereka manjalani dan meningkatkan rasa cinta
dengan bertahlil,bertakbir dan bertasbih disepanjang waktu.
Saya begitu kagum kepada orang kaya yang mendermakan
hartanya di jalan-Nya.Saya begitu kagum kepada sang jenius yang mengajarkan dan
mengamalkan ilmu karena-Nya.Saya begitu kagum kepada si Ningrat yang melindungi
keluarga dan rakyatnya karena Allah.Saya begitu kagum kepada si gembel yang
menjalani hidupnya dengan sabar dan cinta yang terus bertambah kepada
pencipta-Nya.Dan saya begitu kagum kepada pejuang-pejuang agama Allah dengan
segenap pengorbanannya.
Bukankah begitu agung ketika kita mampu mencintai
cinta dengan menyandarkan segalanya kepada Sang Pencipta Cinta.Lalu,mengapa
kita masih ragu untuk memaksimalkan waktu dengan merefleksikan cinta yang suci
itu.Mengapa kita masih tenang ketika kita melalaikan shalat,padahal itu adalah
permintaan Sang Penganugrah cinta,mengapa kita masih merasa tentram dan mampu tertawa
besar ketika kita tak pernah membuka surat cinta dari-Nya?bukankah sang
pencinta akan merasa bahagia ketika berhadapan dengan hal-hal yang berasal dari
yang dicintainya?mengapa kita masih tenang ketika melihat sang fakir sedang
kesusahan?mengapa kita masih tenang ketika agama yang mengajarkan sejuta cinta
tak lagi dianggap?
Astaghfirullahal-‘adziym..adakah kita masih di
anugrahkan cinta ketika kita lalai terhadap perintah-Nya?
(Yaitu)
orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat
Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram” (QS. Ar Ra’d:28)


0 komentar: