Tulus hati kalian membuat hanyut seluruh sendiku..
Cinta kalian membawa liuk layuku,lincah menuju indah..
Senyum kalian berhasil mengalahkan sendu yang sedang mengintai..
Dulu,Kakiku terhenti disini,di tempat ini,,
setelah berlari mengejar bayang-bayang malaikat..
malaikat yang selau ku impikan itu..
malaikat yang menungguku walau kumembeku tak berbentuk
malaikat yang membacaku walau ku telah larut dalam larutan
dan menjadi bongkahan bongkahan kertas kecil..
Dulu,kakiku terhenti disini,di tempat ini..
ku berhenti mengejar bayang-banyang malaikat itu
karena kudapati malaikat-malaikat indah
memenuhi seluruh ruang dan waktuku...
Dulu,kakiku terhenti disini,ditempat ini..
karena kalian,sang malaikat-malaikatku telah
mengikat rasa dan asaku bersama sejuta tulus..
Kini,kakiku kembali terhenti disini,di tempat ini,,
tapi asaku serasa melayang entah ke negeri mana..
dia berlari sesukanya,tanpa ingin berhenti..
semakin kukejar,dia semakin berlari dan hanya
meninggalkan jejak indah di suatu sudut di dalam jiwaku..
maafkan asaku wahai malaikat-malaikat indahku..
maafkan karena dia berlari
meninggalkan jejak sesukanya tanpa peduli pada tulus kalian
Kini,kakiku pun serasa ikut bergerak dan bergerak lagi,,
tanpa peduli pada kalian..
kini sekarang,,kakiku terpaku disini,asaku membeku
pikirku terkurung,,ragaku serasa mati
setelah berlari tanpa tulus malaikat-malaikatku..
maafkan ulat kecil ini,,maafkan aku,,
aku belum ingin mendengar kata-kata lupa dari bibir kalian..


0 komentar: